testing

29 Nov 2011

PERAN PEMUDA DALAM PERADABAN ISLAM DI RUANG LINGKUP SEKOLAHAN BAGI MASA DEPAN BANGSA

PERAN PEMUDA DALAM PERADABAN ISLAM
DI RUANG LINGKUP SEKOLAHAN
BAGI
MASA DEPAN BANGSA

SMAN 1 Puri
 







KARYA TULIS ILMIA
Disusun oleh:
Abdulloh Hadi Sasmito

SMA NEGRI 1 PURI MOJOKERTO
Jln. Jayanegara no.2 Mojokerto Telp. (0321) 722917
Mei 2011



DAFTAR ISI
DAFTAR ISI …………………………………...........…………………………….........................................i
LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………………………………………………….………ii
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………………………iii

Bab I.  PENDAHULUAN …………………..……………………………………………………………………1
1.1        Latar Belakang .....………...........….……………………….…................….............1
1.2        Rumusan Masalah ........................……...……….………….............................1
1.3        Metode Penelitian ..................……...…………………..…....…........................2
1.4         Tujuan Penelitian....................................................................................2
1.5         Manfaat Penelitian..................................................................................2
1.6        Ruang Lingkup dan Pembatasan Masalah...............................................2


Bab II.   KAJIAN TEORI............…...........………………….……………....................................3

Bab III. PEMBAHASAN ......................................................................................................5
3.1   Pengertian pemuda…………..………..…………………………....…………………………………….…5
3.2   Manfaat peran pemuda islam bagi bangsa…….....................................................8
3.3  Dampak peran pemuda islam bagi bangsa……........................................................11

Bab IV. PENUTUP………....……………………………………………… ……………………………………………..13
4.1       Kesimpulan ………………………..……………………………………………………………..…………….13
4.2       Saran………………………………………………………………………………………………………………  13

  DAFTAR PUSTAKA


LEMBAR PENGESAHAN

Nama   :Abdulloh Hadi Sasmito
NIS      :  9004
Judul   : Peran Pemuda Dalam Peradaban Islam Di Ruang Lingkup Sekolah Bagi Masa              Depan Bangsa

Karya tulis ilmiah ini disahkan oleh:
    
   
Mengetahui Guru Pembimbing,                                           Penulis,


Soegiany ,S.Pd                                                       Abdulloh Hadi Sasmito
            NIP.19650222006042003                                       NIS. 9004

Mengesahkan
Kepala SMA Negeri 1 Puri Mojokerto


Dra. Saitin ,M.Si
NIP.1954062019830322002






KATA PENGANTAR
Puji syukur alhamdulillah diucapakan kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul  “Peran Pemuda Dalam Peradaban Islam dI Riang Lingkup Sekolah Bagi Masa Depan Bagsa”.
Disadari bahwa karya tulis ini jauh dari kata sempurna.  Dan karya tulis ini dapat diselesaikan karena adanya bantuan dari berbagai pihak.  Dalam kesempatan ini disampaikan terima kasih kepada:
  1. Dra. Saitin ,M.Si selaku Kepala SMA Negeri 1 Puri Mojokerto
  2. Dra. Soegiany ,S.Pd selaku guru pembimbing
  3. Teman-teman yang membantu dalam penulisan karya tulis ini
  4. Orang tua penulis yang memberikan do’a dan dukungan dalam penyelesaian krya tulis ini
  5. Dan semua pihak yang turut mendukung dalam penyelesaian karya tulis ini
 Disadari bahwa karya tulis ini jauh dari kata sempurna.  Oleh karena itu, dengan lapang dada segala bentuk kritik dan saran yang membangun dari penulisan karya tulis ilmiah ini sangat diharapkan.
Akhir kata semoga karya tulis ilmiah ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca.   


Mojokerto, 30 mei 2011
                                    
                                                                                                                                        Penulis




BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Saya kira kita semua tak asing dengan pernyataan ini. Selain itu adanya sebuah pernyataan bahwa masa depan terletak di genggaman para pemuda. Artinya, baik buruknya suatu umat di masa datang di tentukan oleh baik buruknya pemuda di masa kini. Hal tersebutlah yang menjadi barometer dan standarisasi dalam pembinaan dan mendidik generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan.
Menurut Ir.Soekarno: “ Beri aku sepuluh pemuda maka aku akan merubah dunia”
Bagaimanapun peran serta pemuda bagi bangsa sangat penting. Upaya pemuda merupakan salah satu bukti bahwa pemuda adalah age perubahan bangsa. Banyak orang mengaggap bahwa pemuda adalah calon-calon pemimpin yang memiliki pemikiran yang cerdas.

1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, kami menyusun beberapa rumusan masalah sebagai berikut:
       1.2.1 Apa pengertian dari peran pemuda ?
       1.2.2 Apa saja peran pemuda  bagi bangsa?
       1.2.3 Apa manfaat peran pemuda  bagi bangsa?



1.3Metode Penelitian
Penulis menyusun karaya tulis ini melalui studi pustaka dan melalui sumber-sumber lain, baik dari media cetak maupin elektronik.

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan penulis membuat karya tulis ini adalah:
1.4.1        Mengetahui peran pemuda islam bagi bangsa
      1.4.2    Memberikan informasi kepada pembaca mengenai peran pemuda islam bagi bangsa

1.5 Manfaat Penelitian
1.5.1   Bagi penulis, penelitian ini berguna sebagai sarana untuk memotivasi sebagai pemuda islam di dalam kehidupan bangsa
1.5.2   Bagi pembaca, penelitian ini  dapat memberitahukan tentang peran pemuda islam bagi bangsa

1.7   Ruang Lingkup dan Pembatasan Masalah
Adapun pengunaan ruang lingkup dan pembatasan masalah dalam penulisan ini adalah peran pemuda dalam peradaban islam diruang lingkup sekolahan, diberikan suatu ajaran pendidikan dalam mata pelajaran sekolah.





BAB II
KAJIAN TEORI
Pemuda merupakan pilar kebangkitan bangsa. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya. Dengan demikian, sungguh banyak kewajiban seorang pemuda, tanggung jawab, dan semakin berlipat hak-hak umat yang harus ditunaikan. Pemuda dituntut untuk berfikir panjang, banyak bergerak dan bekerja serta bijak dalam menentukan sikap, dan yang paling utama adalah maju untuk menjadi penyelamat dan hendaknya mampu menunaikan hak-hak umat dengan baik. Dengan kata lain, pemuda sesungguhnya dituntut untuk mendidik dirinya menjadi pemuda yang memiliki jiwa-jiwa pemimpin.

Kebaikan yang akan membuat mereka jaya di dunia dan juga di akhirat. Berjuang hanya untuk kejayaan Islam dan bangsa, bekerja keras hanya untuk menegakkan kebenaran yang sejati. Inilah jalan hidup seorang pemuda islam dalam kehidupan bangsa.

Muara akhir dari seorang pemuda adalah menjadi pemimpin. Pemimpin dalam satu negara, ibarat kepala bagi tubuh. Inilah yang menentukan seluruh tujuan dan disini pulalah tempat berkumpulnya segala macam informasi. Pemimpin bertugas memikirkan, dan mengkaji setiap masalah yang dihadapi oleh apa yang telah ia pimpin. Pemimpin juga merupakan lambang kekuatan, persatuan, keutuhan dan disiplin barisan.

Berbagai kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa yang telah lalu banyak dipengaruhi oleh mereka yang tergolong pemuda. Hampir seluruh gerakan di dunia, sejak zaman purba hingga zaman satelit ini, pemuda memiliki peran yang cukup signifikan. Bahkan ketika Islam mencetuskan gerakan dakwahnya belasan abad yang silam. Kepemimpinan itu telah ada dari zaman Rasulullah Saw hingga kini.
Sebagai salah satu acuan pada zaman tabi’ut tabi’in. Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh sosok pemuda yang berhasil dalam memimpin di masanya.Pada masa itu, Umar bin Abdul Aziz mampu merubah tradisi Daulat Bani Umayyah yang rendah yang telah berlalu selama 60 tahun, menjadi masa pemerintahan yang indah, baik, adil, dan sejahtera yang mirip dengan masa Rasulullah Saw.

Figur pemimpin seperti inilah yang layak direvitalisasi kembali dengan baik dan benar khususnya bagi kaum muda, karena merekalah yang akan menjadi teladan konkrit bagi masyarakat kontemporer dalam mewujudkan masyarakat berperadaban atau yang kita kenal dengan istilah madani-islami.

Setiap manusia, setiap kita, dan setiap umat memiliki kecenderungan untuk meraih sebuah kemenangan. Dan kemenangan itulah merupakan suatu agenda besar yang dimiliki oleh pemuda.
Perubahan yang diinginkan bersama adalah perubahan yang komprehensif dan substantif, meliputi seluruh bidang kehidupan dan sisi normatif bagi seluruh umat. Bukan sekedar perubahan yang sifatnya parsial dan hanya menjadi solusi sesaat, yang pada akhirnya akan kembali melahirkan masalah-masalah baru. Untuk itulah sangat dibutuhkannya peran pemuda yang bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan.

Selalu tegar dan tidak pernah gentar dalam menebarkan nilai kebenaran dan kebaikan.Beramal dan bergerak juga merupakan indikator kebaikan hidup bagi seorang pemuda islam. Karena semua yang bergerak dan beramal akan mendatangkan kemashlahatan dan kebaikan.



BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Pengertian Peran Pemuda  
pemuda adalah seumber power proses penciptaan tatanan masyarakat, sehingga pengoptimalan pemuda untuk berkreasi harus sangat di perhatikan. Harus kita sadari bahwa pemuda di masyarakat kita banyak yang menganggur, ini dapat dilihat dari aktifitas pemuda-pemuda kita paa saat ini yaitu masih banyaknya yangg sering tongkrong dan kumpul yang tidak jelas. Ini harus ada solusinya sehingga tidak menimbulkan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

Kehidupan sebuah masyarakat tercipta karena kanerja dari pada masyarakat itu sendiri, atinya masyarakat sutau daerah harus memiliki kemampuan manajemen  tatanan yang ada dalam masyarakat itu sendiri. Tatanan masyarakat itu dapat tercipta apabila setiap komponen dapat berperan aktif turut serta dalam pnciptaan sebuah masyarakat yang sejahtera. Dalam sebuah proses perlu adanya seorang pemimpin yang mengkoordinasikan dan mengarahkan kepada tujuan bersama.

            Salah satu komponen masyarakat adala pemuda, Pemberdayaan pemuda haruslah kita giatkan  dan juga diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat ekonomi sehingga kegiatan-kegiatan  ini  merupakan suatu kegiatan yang dapat menopang kehidupan pemuda secara perseorangan, sehingga katagori usia produktif benar-benar dapat produktif dapat tercapai.




Upaya dalam meraih kemenangan itu hendaknya dilakukan dengan terus menerus dan tidak boleh berhenti meski telah memperolehnya. Dalam meraih sebuah kemenangan tersebut hendaknya setiap orang melakukan perubahan. Perubahan yang dikehendaki, bukan sekedar merubah nama atau bentuk lahir suatu masyarakat, namun merubah suatu realita baru termasuk di dalamnya prinsip-prinsip ber-aqidah, pemikiran, moral, hukum, budaya, yang mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia. Perubahan yang kita cita-citakan dan idamkan bersama haruslah diraih secara bersama-sama dan dengan semangat yang sama pula. kita menyebutnya dengan akselerasi masyarakat substantif.

Perubahan yang diinginkan bersama adalah perubahan yang komprehensif dan substantif, meliputi seluruh bidang kehidupan dan sisi normatif bagi seluruh umat. Bukan sekedar perubahan yang sifatnya parsial dan hanya menjadi solusi sesaat, yang pada akhirnya akan kembali melahirkan masalah-masalah baru. Untuk itulah sangat dibutuhkannya peran pemuda yang bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan.

Ada kontribusi lain yang bisa diberikan kepada Islam dan umat ini, yaitu tenaga dan amal nyata yang dilakukan oleh para pemuda. Seorang mukmin dalam perspektif Al Qur’an digambarkan sebagai manusia yang dinamis, progresif dan produktif. Dia senantiasa memiliki daya juang dan daya dobrak dalam menebarkan nilai-nilai kebenaran yang telah diyakininya. Begitu juga memiliki prinsip istiqomah dalam amanah yang telah dipikulnya. Bekerja adalah budayanya, berkorban adalah nalurinya dan fitrahnya adalah keberanian.
Oleh karenanya, seorang pemuda tidak boleh berpangku tangan tanpa ada partisipasi dalam mewujudkan agenda perubahan umat. Tuntutan bagi para pemuda untuk bergerak dikarenakan bahwa pemuda adalah sosok yang memiliki jiwa intelektualitas. Sebagai entitas masyarakat, pemuda juga berusaha kritis terhadap kondisi masyarakatnya dan berusaha mengungkapkan realitas dan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat, dan menyampaikan langsung kepada para penguasa dan mampu mengambil kebijakan. Pada akhirnya pemuda menjadi tumpuan bagi rakyat untuk terus menyuarakan perubahan.

Begitupun dengan sebuah perubahan sangat dipengaruhi oleh pemimpin. Terlebih lagi dalam struktur dan budaya sosial yang paternalistik. Untuk dapat mewujudkan visi suatu masyarakat dalam bernegara , bangsa ini harus memiliki pemimpin yang amanah, mau bekerja keras, dan mampu mengarahkan serta menggerakkan massanya untuk bersama berjuang mencapai cita-cita perjuangannya. Hal inilah yang menjadi harapan bagi seluruh masyarakat dan para pemuda.

Dalam perspektif negara Indonesia, para foundhing fathers telah menetapkan, bahwa perubahan yang harus terjadi adalah terwujudnya kemerdekaan, kebersamaan, ketuhanan yang Maha Esa, krmanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kedaulatan rakyat, dan yang terakhir adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana termaktub dalam konstitusi negara kita. Sebuah cita-cita besar dari sebuah perubahan.










3.2  Peran Pemuda Bagi Bangsa
pemuda kembali memegang posisi-posisi strategis untuk bekerja keras membangun bangsa dan semua itu dapat kita rasakan sampai saat ini. Yang menarik kemudian, kekuatan pemuda pula yang pernah menjadi power dalam usaha penggulingan rezim orde baru (orba) yang dianggap sangat merugikan masyarakat Indonesia. Lalu apa lagi yang diragukan dari semangat dan kekuatan pemuda.

            Dalam perkembangannya, kini pemuda dihadapkan pada kondisi dan tantangan besar, bukan lagi tantangan perang terhadap penjajah atau usaha untuk menyatukan Negara kesatuan Republik Indonesia, namun tantangan untuk mampu meraih kemerdekaan di tengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini tentu saja membawa manfaat yang sangat besar, namun ternyata manfaat tersebut sama besarnya dengan pengaruh negatif yang bisa saja terjadi.

Berdasar pada fakta, data dan kondisi kekinian masyarakat maka ini saat yang tepat untuk menunjukkan peran pemuda. Semangat sumpah pemuda mampu membawa hadian kemerdekaan, dan kini kembali dengan semangat yang sama, kita ciptakan kemerdekaan dalam dunia cyber. Pemuda bisa jika bersama.

Sebagai bangsa, kemajuan teknologi bagi Indonesia seperti harga mati. Mau atau tidak, siap atau tidak, perkembangan teknologi akan menjadi bagian kehidupan yang tak bisa lagi dilepaskan. Dimana saja anda berada, pengaruh perkembangan teknologi telah menyentuh seluruh sendi-sendi kehidupan. Maka tak ada jalan untuk menghindar, kini yang penting adalah memikirkan formulasi yang tepat untuk dapat bersahabat dan menaklukkan teknologi yang ada.

Pada kenyataannya, kehadiran teknologi-teknologi yang canggih membawa hal yang sangat positif dan tentu saja semakin membuat hidup menjadi mudah dan simple. Disini peran pemuda diharapkan mampu memaksimalkan segala bentuk perkembangan tersebut untuk mendorong kemajuan bagi Negara kita. Mampu menjadi duta teknologi untuk kemudian memasyarakatkan teknologi dengan tetap mengikutkan sosialisasi tentang kaidah-kaidah dalam memanfaatkan teknologi ini,

Memasyarakatkan teknologi memang tidak mudah, apalagi di tengah kondisi masyarakat yang majemuk. Tingkat ekonomi suatu wilayah menjadi salah satu factor kenapa kemudian sulitnya memaksimalkan pengetahuan teknologi kepada masyarakat. Hal ini tentu perlu mendapat perhatian karena bagaimanapun usaha memasyarakatkan teknologi akan membawa hasil yang positif yakni mendorong peningkatan kecerdasan anak bangsa. Maka pemuda dituntut untuk ikut memasyarakatkan bukan hanya menikmati sendiri.

Kemerdekaan dalam dunia cyber mengandung arti yang tidak sederhana, kemampuan menaklukkan teknologi kemudian mengimplementasikan dan membagi dalam kehidupan bermasyarakat menjadi hal yang sepatutnya dilakukan oleh pemuda. Bukan hanya itu,

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa dampak positif dari teknologi memiliki besarnya dengan pengaruh negatif yang dapat ditimbulkan. Sebagai contoh, kemajuan teknologi tenyata membuat beberapa orang mulai sibuk dengan interaksi sosialnya di dunia maya seperti di facebook dan twitter. Hal tersebut membuatnya kemudian lupa untuk berinteraksi dalam diskusi-diskusi bulanan, bahkan yang paling berbahaya, kadang lupa memperhatikan kesehatan sendiri karena tingkat ketergantungan terhadap teknologi mulai tinggi. Ada pula pergeseran perilaku yang kini banyak ditemui pada pelajar dan mahasiswa. Kemajuan teknologi membuat mereka lebih senang melakuakan aktivitas copy-paste dibandingkan membuat karya sendiri.
Hal ini tentu sangat memprihatinkan. Ini juga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Perlu dilakukan penanaman mindset bahwa kemajuan teknologi itu tidak sepantasnya menggeser nilai-nilai budaya dan moral yang selama ini ada di Negara kita. Ketika kemerdekaan dalam dunia cyber dipahami secara menyeluruh maka hal negatif dapat diminimalisir.


















3.3 Manfaat Peran Pemuda Bagi Bangsa
Peran pemuda adalah kebaikan yang akan membuat mereka jaya di dunia dan juga bagi bangsa. Berjuang hanya untuk kejayaan Islam dan negara, bekerja keras hanya untuk menegakkan kebenaran yang sejati. Inilah jalan hidup seorang pemuda islam yang berharga.
Muara akhir dari seorang pemuda adalah menjadi pemimpin. Pemimpin dalam satu negara, ibarat kepala bagi tubuh. Inilah yang menentukan seluruh tujuan dan disini pulalah tempat berkumpulnya segala macam informasi. Pemimpin bertugas memikirkan, dan mengkaji setiap masalah yang dihadapi oleh apa yang telah ia pimpin. Pemimpin juga merupakan lambang kekuatan, persatuan, keutuhan dan disiplin shaff.
Disinilah pemimpin diharapkan mampu melakuakan perubahan baik bagi dirinya maupun orang lain dan yang dipimpinnya menuju kearah kebaikan.
Berbagai kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa yang telah lalu banyak dipengaruhi oleh mereka yang tergolong pemuda. Hampir seluruh gerakan di dunia, sejak zaman purba hingga zaman satelit ini, pemuda memiliki peran yang cukup signifikan.
Bahkan ketika Islam mencetuskan gerakan dakwahnya belasan abad yang silam. Kepemimpinan itu telah ada dari zaman Rasulullah Saw hingga kini.


Sebagai salah satu acuan pada zaman tabi’ut tabi’in. Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh sosok pemuda yang berhasil dalam memimpin di masanya.
Sosok Umar bin Abdul Aziz menghadirkan pribadi yang sungguh luarbiasa. Hal itu dapat terlihat dari kesucian jiwanya dan keagungan jejak hidupnya. Walaupun Umar bin Abdul Aziz tidak hidup pada masa diturunkannya wahyu namun ia mencoba mamindahkan masa wahyu itu kepada masanya, yaitu masa-masa yang penuh dengan kegelapan, penindasan dan diwarnai oleh fanatisme yang membabi buta.

Pada masa itu, Umar bin Abdul Aziz mampu merubah tradisi Daulat Bani Umayyah yang rendah yang telah berlalu selama 60 tahun, menjadi masa pemerintahan yang indah, baik, adil, dan sejahtera yang mirip dengan masa Rasulullah Saw.

Dalam hal tersebut yang ia habiskan hanya memakan waktu dua tahun lima bulan dan beberapa hari saja. Keistimewaan dirinya inilah membuat Umar bin Abdul Aziz dan sejarah perjuangannya lebih mirip legenda daripada fakta.

Umar bin Abdul Aziz menerima kekuasaan sebagai khalifah dikala ia masih muda. Saat itu usianya belum mencapai 35 tahun. Suasana yang ditemui Umar bin Abdul Aziz diawal kekhalifahannya telah memaksanya untuk menumpahkan perhatian yang lebih besar terhadap hak-hak manusia.

Setiap manusia, setiap kita, dan setiap umat memiliki kecenderungan untuk meraih sebuah kemenangan. Dan kemenangan itulah merupakan suatu agenda besar yang dimiliki oleh umat.









BAB IV
PENUTUP
4.3     Kesimpulan
Pemuda merupakan ruh dari perubahan, karena keinginan dan semangat dari pemuda yang banyak membawa perubahan di muka bumi ini. Bercermin dari sejarah, pengikraran Sumpah Pemuda yang dirintis oleh kaum muda intelek menjadi cikal bakal berkobarnya semangat kemerdekaan, semangat untuk lepas dari rantai penjajahan. Dan sekali lagi, semua itu berawal dari pemuda.

4.2 Saran
Dari pembahasan yang sudah disajikan penulis, maka penulis memberikan saran kepada pembaca khususnya yang beragama islam agar “Pemimpin yang baik adalah yang mampu membantu memecahkan kesulitan mereka yang dipimpin serta mempersiapkan calon atau kader pemimpin yang nanti akan menggantikannya(pemuda).”
Figur pemimpin seperti inilah yang layak direvitalisasi kembali dengan baik dan benar khususnya bagi kaum muda, karena merekalah yang akan menjadi teladan konkrit bagi masyarakat kontemporer dalam mewujudkan masyarakat berperadaban atau yang kita kenal dengan istilah madani-islami.
sadarkan mereka bahwa dengan adanya peran pemuda islam juga bisa mendekatkan diri pada ALLAH SWT. dan dengan peran dakwah pemuda islamjalan ke surga juga terbuka lebar.
Dengan pengertian dan bimbingan yang benar, Selalu tegar dan tidak pernah gentar dalam menebarkan nilai kebenaran dan kebaikan.
Beramal dan bergerak juga merupakan indikator kebaikan hidup bagi seorang pemuda islam. Karena semua yang bergerak dan beramal akan mendatangkan kemashlahatan dan kebaikan.

Mari melakukan pendekatan terhadap pemuda dan remaja melalui cara yang mereka suka. Berbagai rezim telah dilalui, namun perubahan yang diinginkan oleh seluruh masyarakat khususnya rakyat Indonesia belum dapat diwujudkan. Keinginan mendapatkan perubahan tetap terus bersemayam di dalam dada setiap pejuang perubahan hingga kini. Mereka masih terus menuntut, bergerak, berjuang dan melawan hingga tercapainya perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Saya kira hal tersebutlah yang menjadi salah satu tantangan bagi para pemuda yang sedianya adalah para pemimpin di masa depan dalam mewujudkan perubahan yang diinginkan bersama.
sudah saatnya MUI mengguat pemuda isalm untuk sadar akan peran pemuda islam bagi bangsa…













DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar